Kamis, 29 Desember 2016

Pengalaman Kuliah di IAID



Semua orang pasti punya masa lalu...

Tengoklah ke belakang,
jika masa lalu itu dapat membuatmu semangat menjalani hari ini dan hari-hari yang akan datang.
Dan janganlah kamu sekali-kali menengok ke belakang,
jika masa lalu itu tidak membuatmu semangat menjalani hari ini dan hari-hari yang akan datang.

“Dan sebaik-baik manusia ialah yang menjadikan masalalunya sebagai pelajaran dan motivasi dimasa mendatang.”

Soooo,,,
Inilah perjalananku....
Selamat membaca...

“KETIKA TAKDIR MENGANTARKU MENCINTAI IAID”
Awal tahun 2015 yang lalu, saya ikut tes ke salah satu pondok pesantren tahfidz Qur’an yang ada di Jawa Barat, 2 kali test sampe tahap 2 alhamdulillah Allah memberikan harapan untuk lulus, tapi lagi-lagi ini masalah takdir,, tahap 3 tak berhasil kujalani... saat itu drop berat? Yaa!!! Pastinya. Kemudian orangtua menyarankan untuk merneng selama 1 minggu.
Singkat cerita, diminggu selanjutnya ditanya orangtua dan keluarga “mau kemana dan ingin jadi apa?” yang pasti pertama kujawab “ingin menjadi hafidzoh Qur’an, tpi sekarang semuanya terserah kalian”. Dan seketika orangtua bilang “ya sudah! Kuliah di IAID aja.”
Awalnya setengah hati tak dapat menerima keputusan itu. tapi entahlah, seperti tidak ada kekuatan untuk membantah keputusan itu.
Beberapa minggu kemudian, tibalah waktunya tes masuk kuliah.
Wahh.. ternyata kampusnya terlihat nyaman, ramah lingkungan, suasananya penuh dengan kekeluargaan, dsb....

Berawal dari sana, kupasrahkan semua keputusan pada Yang Maha Kuasa. Dan ternyata hasilnya POSITIF (diterima menjadi calon mahasiswa IAID).
Segala aturan kampus saat itu ku ikuti, meskipun tidak sepenuhnya dengan keikhlasan hati. Heeee
Terus kapan munculnya rasa CINTA itu?
yaaa,,, rasa cinta itu datang seiring berjalannya perkuliahan dan saat berkumpul dengan teman-teman dikelas dan diorganisasi. Intinya hanya satu yang baru dan benar-benar berharga di kampus ini,, “KEKELUARGAAN”....
Kalian gak percaya???
coba aja jadi bagian dari kami.
Dan sudah saatnya AKU dan KAMU jadi KAMI  ٭KELUARGA MAHASISWA INSTITUT AGAMA ISLAM DARUSSALAM CIAMIS.

Udah gitu aja...
Terimakasih sudah membaca...
Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar